Audit Sosial: Menilai Pejabat Secara Obyektif
Skoring berdasarkan data dan janji, bukan berdasar emosi atau kebencian kelompok.
Prinsip Dashboard Akuntabilitas
Dashboard adalah alat untuk mengubah data pemerintahan yang rumit (seperti ratusan halaman dokumen janji kampanye) menjadi sinyal sederhana yang mudah dipahami publik. Kami menolak skoring murahan seperti "Pejabat Baik vs Penjahat", karena itu memicu fitnah. Kami menggunakan skala indikator yang jelas.
Scorecard Janji Politik (Contoh Metrik)
- Transparansi (0-5): Apakah data pendukung program tersedia?
- Konsistensi (0-5): Apakah ucapan saat kampanye sejalan dengan tindakan (voting/kebijakan) pasca pemilu?
- Realisasi (0-5): Belum / Sebagian / Selesai / Gagal.
- Integritas Etik (0-5): Adakah pelanggaran hukum atau masalah rekam jejak berdasar dokumen resmi?
Peta Konflik Kepentingan
Memetakan potensi resiko seperti: relasi bisnis, keluarga politik, posisi rangkap, proyek terkait, atau afiliasi dengan kelompok oligarki ekstraktif berdasar data publik (seperti LHKPN & Profil Perusahaan).
Cara Melakukan Audit (Candidate Evaluation)
Jangan menilai kandidat dari pencitraannya di iklan televisi. Iklan selalu menampilkan produk seakan sempurna. Lakukan audit pada kandidat melalui:
- Rekam Jabatan: Apa yang dia bangun atau hancurkan saat memegang jabatan sebelumnya? Hasil akhirnya apa (bukan hanya jargonnya)?
- LHKPN (Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara): Apakah pelaporannya jujur dan tidak ada lonjakan harta tak wajar?
- Dampak ke Publik: Siapa yang selama ini diuntungkan oleh karir politik kandidat tersebut?
Catatan Redaksi: Fitur interaktif Dashboard Kebijakan dan Janji Politik (melacak janji presiden/kepala daerah) sedang dalam tahap pengembangan (Fase 2 Roadmap).